0
Juknis TPG, Tunjangan Khusus dan Penghasilan Tambahan Guru PNS Daerah Tahun 2019 ini merupakan update terbaru yang akan kami share kepada para pengunjung semuanya. Sebelumnya kami ucapkan selamat datang kembali di www.fisika-pak-ipung.com, terimakasih untuk semuanya yang sudah menyempatkan waktunya untuk mampir ke blog kami yang sederhana ini.

Petunjuk Teknis (Juknis) ini diterbitkan dalam Permendikbud Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Penghasilan Tambahan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Tahun 2019.

Juknis TPG, Tunjangan Khusus dan Penghasilan Tambahan Guru PNS Daerah Tahun 2019

Apa Itu TPG (Tunjangan Profesi Guru), Tunjangan Khusus dan Penghasilan Tambahan Guru PNS Daerah ???
  1. Tunjangan Profesi adalah tunjangan yang diberikan kepada Guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.
  2. Tunjangan Khusus adalah tunjangan yang diberikan kepada Guru sebagai kompensasi atas kesulitan hidup yang dihadapi dalam melaksanakan tugas di daerah khusus.
  3. Tambahan Penghasilan adalah sejumlah uang yang diberikan kepada Guru pegawai negeri sipil daerah yang belum bersertifikat pendidik yang memenuhi kriteria sebagai penerima tambahan penghasilan.

Kriteria PNSD Yang Berhak Menerima TPG, Tunjangan Khusus dan Penghasilan Tambahan
  1. Berstatus sebagai Guru PNSD yang mengajar pada satuan pendidikan yang tercatat pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di bawah binaan Kementerian. Adapun Tunjangan Profesi Guru pendidikan agama dibayarkan oleh Kementerian Agama;
  2. Aktif mengajar sebagai Guru mata pelajaran/Guru kelas atau aktif membimbing sebagai Guru bimbingan konseling/Guru teknologi informasi dan komunikasi pada satuan pendidikan, sesuai dengan peruntukan Sertifikat Pendidik yang dimiliki;
  3. Memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik;
  4. Memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG) yang diterbitkan oleh Kementerian;
  5. Memenuhi beban kerja Guru PNSD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  6. Memiliki nilai hasil penilaian kinerja paling rendah dengan sebutan “Baik”;
  7. Mengajar di kelas sesuai rasio Guru dan siswa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  8. Guru yang diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan yang belum menerima Tunjangan Profesi
  9. Pengawas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  10. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan bagi Guru PNSD atau dinas pendidikan bagi pengawas satuan pendidikan.

Ketentuan kriteria pemenuhan beban kerja Guru PNSD sebagaimana dimaksud diatas tidak berlaku bagi Guru PNSD dengan ketentuan sebagai berikut.
  1. Guru PNSD yang mengikuti program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dengan pola Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dengan ketentuan Diklat di dalam/luar negeri dilaksanakan paling banyak 600 (enam ratus) jam atau selama 3 (tiga) bulan dan mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian dengan menyediakan guru pengganti yang relevan;
  2. Guru PNSD yang mengikuti program pertukaran Guru PNSD dan/atau kemitraan, serta mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian dengan menyediakan guru pengganti yang relevan; dan/atau
  3. Guru yang bertugas di Daerah Khusus.

Guru Garis Depan (GGD) yang diangkat pada tahun 2017 atau Guru PNSD yang diangkat berdasarkan kepentingan nasional serta merta mendapatkan Tunjangan Profesi sampai dengan tahun 2019. Untuk tahun selanjutnya GGD berhak untuk mendapatkan Tunjangan Profesi apabila memenuhi kriteria persyaratan penerima Tunjangan Profesi.

Untuk lebih detail, anda bisa membcanya melalui PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2019 dibawah ini.


Download Permendikbud Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Penghasilan Tambahan Guru PNS Daerah Tahun 2019 DISINI

Download Juga !!!


Sekian informasi terbaru yang dapat kami bagikan untuk Juknis TPG, Tunjangan Khusus dan Penghasilan Tambahan Guru PNS Daerah Tahun 2019. Semoga bermanfaat dan dapat membantu Bapak/Ibu Guru dalam membuat RPP Sejarah Kelas XI K13 di sekolah. Terimakasih telah berkunjung ke blog fisika-pak-ipung.blogspot.com.

Posting Komentar

 
Top